Ikatan Alumni Insan Cendekia Gorontalo    Silahkan login jika Anda ingin mengirim pesan ke alumni yang lain

IAICG Profiles

Latar Belakang

SMU/MAN Insan Cendekia gorontalo merupakan salah satu sekolah unggulan yang ada di Indonesia bagian timur. Sekolah ini merupakan bagian dari proyek BPPT (Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi) dalam Program Penyetaraan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Science and Teknology Equity Program - STEP) bagi sekolah-sekolah di lingkungan pesantren. Sejak tahun 2000/2001 SMU Insan Cendekia dilimpahkan pengelolaannya dari BPPT kepada departemen Agama. Untuk mempertahankan ciri khas penguasaan iptek dan imtak dalam pengelolaan dan pembinaanya, departemen Agama tetap bekerjasama dengan BPPT.

Setelah menyelesaikan studi di SMU/MAN Insan Cendekia, sebagian besar lulusan (alumni) melanjutkan studi ke tingkat perguruan tinggi maupun sekolah-sekolah kedinasan. Sebagai cendekiawan muda, alumni memiliki orientasi keilmuan yang mendalam. Alumni sangat sadar tentang pentingnya menuntut ilmu. Sebagai seorang muslim, menuntut ilmu adalah wajib, bahkan dalam hadits disebutkan "tuntutlah ilmu dari buaian hingga keliang lahat" dan "tuntutlah ilmu hingga ke negeri cina". Alumnus yang ada, melanjutkan program studinya di Universitas-universitas Negeri (UI, ITB, UGM, UNEJ, UNIBRAW, ITS, UNWAMA, UNHAS, UNTAD, UNSRAT, UG, UNG), di Universitas Swasta (Universitas Islam Indonesia, Universitas Pembangunan Nasional, Universitas Muhamadiyah Yogyakarta, Universitas Muhamadiyah Malang, Universitas Muslim Indonesia, ) lembaga-lembaga pendidikan pemerintah seperti STIS, STAN dan STPDN, hingga perguruan tinggi yang ada di luar negeri seperti Malaysia dan Jepang. Program studi yang diampuh oleh para alumnus sangat bervariasi dan hampir merata disetiap bidang pendidikan, seperti : Kedokteran, Farmasi, Arsitektur, Teknik Sipil, Geologi, Pertambangan, Perikanan, Kelautan, Akuntansi, Manajemen, Kimia, Informatika, dan sebagainya.

Dengan didukung oleh bertambahnya jumlah alumni setiap tahunnya dan kesadaran dibutuhkannya sebuah wadah yang dapat menjadi media komunikasi antar alumni maupun antara alumni dengan pihak sekolah maka disepakatilah untuk mendirikan Ikatan Alumni Insan Cendekia Gorontalo(IAICG).

Sejarah

Sejarah berdirinya Ikatan Alumni Insan Cendekia Gorontalo dimulai sejak lahirnya alumni SMU Insan Cendekia angkatan pertama. Kesadaran akan dibutuhkannya suatu wadah silaturahim antara alumni di masing-masing daerah menjadi landasan dasar didirikannya organisasi IAIC.

Ide terbentuknya IAIC dimulai dari Alumni yang berada di Makassar. Sebagai daerah dengan jumlah alumni terbanyak saat itu, mereka mempelopori didirikannya wadah bersama untuk senantiasa menjaga ukhuwah antara alumni, serta sebagai wadah dalam upaya menunjukkan eksistensi alumni dimasyarakat umum serta media untuk memberikan kontribusi kepada pihak sekolah. Langkah-langkah tersebut kemudian diikuti oleh alumni di Yogyakarta, Surabaya, Malang, Bandung, Jakarta, dan beberapa daerah lainnya.

Pada Tanggal 18 November 2004, di Gedung Serba Guna Insan Cendekia dideklarasikanlah adanya pembentukan Ikatan Alumni Insan Cendekia Gorontalo Pusat. Deklarasi ini merupakan langkah awal untuk menjadikan IAICG yang dulunya sekedar organisasi kekeluargaan yang didasarkan atas ikatan emosional menjadi organisasi kekeluargaan yang mengarah pada pemberdayaan profesionalisme dalam upaya memberikan kontibusi positif bagi sekolah Insan Cendekia, Provinsi Gorontalo, bahkan hingga ketataran Nasional.

Visi

Visi IAICGadalah berperan aktif mewujudkan Alumni Insan Cendekia menjadi insan yang bertaqwa kepada Allah SWT dan secara bersama-sama mempersiapkan diri sebagai penggerak pembangunan menuju masyarakat Indonesia yang madani.

Misi
  • Melakukan koordinasi kegiatan dan komunikasi antar Daerah IAICG.
  • Mempererat ukhuwah antar Alumni Insan Cendekia Gorontalo.
  • Memacu ketaqwaan, akhlak, kreatifitas, aktifitas, dan profesionalisme Alumni Insan Cendekia Gorontalo.
  • Membangun cara pandang yang sama terhadap terhadap upaya mewujudkan visi dan misi Insan Cendekia.
  • Menyumbangkan dharma bakti Alumni Insan Cendekia Gorontalo untuk kepentingan agama, bangsa, negara dan kemanusiaan.
Susunan Pengurus Pusat
Ketua Umum : Ronal Hutagalung, S.T.
Sekertaris Umum : Suharto Hasan
Bendahara Umum : Hismiaty Bahua
Kesekretariatan : Rizaldy Lihawa
Divisi - divisi
1. Divisi PPSDM
Koordinator : Ridwan Lausu
Anggota : Abdul Aziz Hasan
Iswahyudi Mertosono
Acil
Abdullah Zubaedi
2. Divisi Dana dan Usaha
Koordinator : Yudi durrahman Gobel
Anggota : Nursila Solang
Kartika Sri Wulandri Salihi
QQ Djangko
Haruna Ahmad
Cindy Mooduto
3. Divisi Hubungan Masyarakat
Koordinator : Rahmat Kamarudin
Anggota : Syawaludin Mooduto
Amri Hidayat
Lanovia Bilondatu
Fit Fivianty Pipii
Laura
Program Kerja

Garis Besar Program Kerja Ikatan Alumni Insan Cendekia Gorontalo (IAICG) terdiri dari beberapa Program Unggulan yang dalam pelaksanaannya dibagi menjadi 3 (tiga) Divisi:

1. Divisi PPSDM, Mempunyai Program Unggulan:
  • Menanamkan jiwa spiritualitas yang kokoh pada pribadi setiap Alumni.
  • Menumbuhkan sikap mental positif, kemandirian serta profesionalisme dalam diri Alumni.
2. Divisi Dana dan Usaha, Mempunyai Program Unggulan:
  • Terdayagunakannya seluruh potensi Sumber Daya manusia Alumni dalam pengembangan usaha yang didasarkan pada spesifikasi ilmu yang dikuasai oleh Alumni dan dilaksanakan secara halal dan professional.
  • Memasyarakatkan semangat entrepreneurship dalam upaya membangun perekonomian umat Islam dengan didasarkan pada pengembangan ekonomi syariah.
3. Divisi Hubungan Masyarakat, Mempunyai Program Unggulan:
  • Mempererat ukhuwah antar sesama Alumni, Alumni dengan pihak lembaga sekolah maupun Alumni dengan masyarakat umum.
  • Mensosialisasikan IAICG pada masyarakat Gorontalo pada khususnya, masyarakat Indonesia pada umumnya.
Point Teknis Pelaksanaan 1. Divisi PPSDM
  • Melaksanakan pembinaan pada alumni melalui kaderisasi.
  • Mengadakan training maupun forum-forum diskusi.
  • Melakukan riset tentang kondisi alumni saat ini.
2. Divisi Dana dan Usaha
  • Membentuk usaha bersama.
  • Menciptakan produk yang bisa dipasarkan kepada siswa-siswi MAN IC (contoh : Kaos, Sticker, gantungan kunci, Bros, dll.) atau masyarakat umum.
  • Mengadakan dan mengikuti pelatihan entrepreneurship.
3. Divisi Hubungan Masyarakat
  • mensosialisasikan program-program IAICG kepada alumni maupun masyarakat umum.
  • mewacanakan secara proaktif wacana pendirian konsorsium.